Saturday, October 11, 2014

Pasar Elektronik

E-business bukan lagi merupakan jual-beli melalui jaringan internet, namun merupakan proses bisnis perusahaan yang dilakukan melalui jaringan internet. Internet bukan hanya lagi merupakan display toko atau katalog online, namun juga digunakan sebagai pemrosesan transaksibacklog, procurement, serta customer relationship.Dalam E-Business bukan hanya pembelian dan penjualan barang dan jasa saja, tetapi juga melayani pelanggan, berkolaborasi dengan mitra bisnis, mengadakan e-learning dan melakukan transkasi elektronik di dalam suatu organisasi. Ada 9 kuadran yang merupakan segmentasi pasar dari e-bisnis, antara lain : C2C, C2B, C2G, B2B, B2C, B2G, G2G, G2B, G2C.

C2C (Consumer to Cosumer)Dapat digambarkan sebagai pasar dari consumer to consumer dimana pembeli dan penjual melakukan transasksi dengan saling menukarkan barang dagangannya yang dahulu dikenal dengan sistem barter. Yang saat ini dapat dikatakan transaksi yang terjadi antara konsumen dengan konsumen lewat sarana elektronik. Contoh :
  • Lelang online
  • Ruang iklan online
  • Komunitas online:
  • Newsgroup
  • chatroom
C2B (Consumer to Business)Konsumen memberitahukan kebutuhan atas suatu produk atau jasa tertentu, dan pemasok bersaing untuk menyediakan produk atau jasa tersebut. Bisa juga dikatakan bahwa sarana elektronik untuk mengadakan interaksi pelanggan (customer) dan pelaku bisnis (business).

C2G (Citizens to Government)Interaksi antara penduduk / warga dengan pihak pemerintah dalam kaitan hubungannya sebagai bagian dari suatu pemerintahan.
B2B (Business to Business)Bisnis yang dilakukan sebuah perusahaan dengan perusahaan lain menggunakan media Internet.

B2C (Business to Consumer)Bagian dari e-commerce yang biasanya digunakan untuk bertransaksi atau melakukan aktivitas jual beli secara langsung. B2C salah satu model ecommerce yang muncul untuk membantu suatu perusahaan dan konsumen untuk dapat bertransaksi secara elektronik/digital dimana saja dan kapan saja dalam nilai nominal yang tidak besar.Secara garis besar type-type pelayanan B2C terbagi 3 yaitu: Auction Stores, Online Stores, Online Services.

B2G (Business to Government)Interaksi hubungan antara pihak pengusaha dengan pihak pemerintah. Dalam kaitannya dengan hubungan bisnisnya. (Online payment dengan institusi pemerintah untuk pembayaran, perijinan, bea&cukai, PPNBM, Pajak dll)

G2G (Government to Government)G2G memudahkan penyelenggara pemerintahan lokal untuk mendapatkan data dari partnernya (misalnya pemerintah lokal yang lain).Dalam kategori ini menangani masalah layanan antar instansi pemerintah dan/atau antar negara.

Pada umumnya aplikasi jenis G2G bekerja di atas satu jaringan data yang disebut sebagai intranet yaitu jaringan data yang digunakan untuk keperluan internal instansi pemerintah.
Beberapa contoh aplikasi G2G antara lain :
  • Koordinasi dan Konsolidasi Anggaran
  • Koordinasi Kepegawaian
  • Koordinasi Kegiatan Bidang Ekonomi
  • Koordinasi Bidang Politik dan Keamanan

G2B (Government to Business)G2B mengurangi beban kerja pengontrolan bisnis (misalnya pelaporan keuangan perusahaan pada pemerintah, penghitungan pajak, dan sebagainya) dengan cara menghilangkan duplikasi pengumpulan data.Beberapa contoh aplikasi G2B antara lain :
  • Pembayaran Pajak.
  • Perijinan Usaha.
  • Pengadaan Barang dan Jasa (eProcurement).

G2C (Government to Citizens)G2C membangun fasilitas satu pintu yang mudah ditemui dan mudah digunakan untuk semualayanan pemerintahan kepada warga negara. Dalam arti jika infrastruktur dan tingkat pendidikan masyarakat telah maju, maka G2C akan sangat mempermudah urusan kenegaraan. Dalam kategori ini menangani masalah yang berkaitan dengan layanan masyarakat luas, baik warga negara Indonesia maupun warga

No comments: